Winter Light Festival di Garden of Morning Calm, Korea

Siapa yang mau jalan-jalan ke Korea tapi kurang suka hingar-bingar kota Seoul, ramainya Myeongdong dan Hongdae, atau pengin menikmati keindahan taman yang sering kita lihat di drama dan film Korea? Mungkin kamu bisa memasukkan Garden of Morning Calm ke dalam daftar tempat yang harus kamu kunjungi selama ke Korea.

Garden of Morning Calm (아침고요수목원 / Achim Goyo Sumogwon) atau biasa disingkat Sumogwon (수목원) merupakan taman buatan tertua yang dikelola oleh pihak swasta. Nama taman seluas 300.000 m2 ini berasal dari kata-kata seorang pujangga India di zaman Joseon yang menyebut Korea sebagai The Land of Morning Calm, beda ya dengan Indonesia yang menjulukinya Negeri Ginseng, hehe… Taman botani ini terletak di daerah Sang-myeon, Gapyeong-gun, provinsi Gyeonggi-do. Tapi tenang saja, lokasinya masih terjangkau kok dari Seoul.

Untuk menuju ke Sumogwon, cara paling mudah dan nyaman tentu saja naik kereta api. Stasiun terdekat dari taman ini adalah stasiun Cheongpyeong yang ada di jalur Gyeongchun yang ujungnya ada di stasiun Chuncheon. Kalau kamu stay di Seoul, jalur ini bisa dinaiki di stasiun Sangbong (line 7). Cari saja petunjuk peron untuk kereta menuju Chuncheon. Kereta ini beroperasi dari pukul 5 pagi sampai pukul 23 malam. Dari stasiun Cheongpyeong, kita bisa naik taksi atau berjalan ke terminal bus Cheongpyeong (청평 버스 터미널 / Cheongpyeong Bus Terminal) selama kira-kira 10 menit. Dari terminal, ada shuttle bus menuju Sumogwon. Jangan lupa hapalkan tulisan Hangeul-nya ya, karena bus di desa biasanya tidak ada tulisan latinnya. Bus ini beroperasi dari pukul 9:10 pagi sampai pukul 19:40 malam.

Tiket masuk ke Sumogwon cukup murah, yaitu 8.000 won untuk dewasa, 5.000 won untuk lansia dan 4.000 won untuk anak-anak. Taman ini dibuka sepanjang tahun, selama musim dingin biasanya taman ini mengadakan Light Festival yang sangat cantik, sampai-sampai banyak turis yang menyebut jalan-jalan di taman ini sebagai “A Short Journey to Heaven”. Light Festival musim dingin tahun ini biasanya berlangsung dari minggu pertama Desember sampai minggu pertama Maret. Kalau kamu ke Korea di lain waktu, saat musim semi, taman ini mengadakan Spring Garden Festival, di musim panas ada Festival of Roses, Hydrangea and Rose of Sharon, sementara di musim gugur ada Festival of Chrysanthemum and Autum Tints.

Umm.. Where should we go?

Umm.. Where should we go?

Apa, sih, yang menarik dari taman ini selain pepohonan? Garden of Morning Calm mempunyai sekitar 5.000 koleksi tanaman dan berbagai bunga yang terbagi ke dalam 20 taman-taman kecil dengan berbagai tema. Selain itu, ada sungai kecil dan danau yang membeku saat musim dingin. Ada juga restoran, tea house dan tempat duduk-duduk berarsitektur Korea kuno. Ssst, ada juga gereja kecil yang pernah dipakai untuk syuting drama You’re Beautiful! Walaupun misalnya kamu bukan pencinta tanaman, datang ke taman ini dijamin nggak rugi, deh. Kapan lagi bisa merasakan udara segar penuh wangi bunga, berjalan di atas sungai yang membeku, atau menikmati atraksi lampu yang membuat suasana super magis dan romantis seperti di drama-drama?

Air terjun kecil yang membeku

Air terjun kecil yang membeku

Untuk acara Light Festival, lampu-lampu baru dinyalakan sekitar pukul 18:00 atau 18:30 sore, menunggu matahari tenggelam. Biasanya mulai pukul 17:30an, pengunjung sudah mulai mendaki, mencari lokasi yang bagus untuk mengambil foto atau menikmati pemandangan spektakuler lampu berwarna-warni yang dibentuk menjadi figur hewan-hewan, berbagai bunga, tirai, malaikat, atau yang “hanya” sekadar menyelimuti pohon. Berhubung festival ini diadakan saat musim dingin, disediakan pula beberapa lokasi tempat pemanas dinyalakan. Jangan lupa pakai pakaian musim dingin lengkap ya!

2012-01-28-18.57.25a

Enaknya ke sini ama pasangan, hihi…

Gereja tempat syuting drama You're Beautiful

Gereja tempat syuting drama You’re Beautiful

Di Sumogwon ada fasilitas menginap yaitu Morning Calm Pension, ada juga toko teh dan herbal (Garden Shop), restoran Korea (Morning Calm), restoran makanan organik (Deulggok Hyanggi), dan juga kedai teh tradisional (Dowon Tea House). Ada pula beberapa toko yang menjual jajanan seperti oden (fish cake), tteokpokki, sosis babi, jagung rebus, dan minuman instan. Puas jalan-jalan dan makan, kita bisa menunggu bus untuk pulang di dalam halte yang dilengkapi penghangat. Biasanya setengah jam sebelum bus datang, orang-orang akan mulai membuat antrean di luar halte, jadi jangan sampai keasyikan duduk sampai lupa antre ya, karena bus terakhir berangkat pukul 19:40 dari Sumogwon. Ketinggalan? Dari Sumogwon agak susah mencari taksi, jadi jangan sampai ketinggalan^^ Ready to go for a short journey to heaven?

The lights, the snow... Maybe heaven is this peaceful? (photo by my friend Adeline who has a good camera)

The lights and the snow falling… Maybe heaven is this peaceful? (photo by my friend Adeline who has a good camera :p)

738038_4433741556294_1675453706_o

It was a freezing night in December, but totally worth it! (photo by Adeline)

-tulisan ini pernah dimuat di majalah Asian Look edisi Januari 2013 dan belum pernah dipublikasikan lewat blog-

-tulisan ini diedit di beberapa bagian dan dipost untuk #HariBloggerNasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober. Alasan memilih tulisan ini untuk dipost? Karena taman indah ini sepertinya underrated dan jarang dibahas sebagai tujuan wisata di Korea. Saya pribadi lebih suka ke sini dibanding ke Nami Island, karena menurut saya lebih indah.-

So…. Selamat Hari Blogger Nasional!

(oleh Vie, twitter: @setsunavie, @jalanjalankpop. Foto oleh Vie & Adeline)

Advertisements