Japan Trip 5: Tour 5 Kota tanpa Itinerary (part 1)

Hola!

Gue membuka tahun 2017 dengan kejadian menyebalkan: hape LG G4 gue yang baru saja berulang tahun yang pertama tiba-tiba error, bootloop alias booting doang ga masuk-masuk ke menu. Panik  karena foto-foto yang ribuan jumlahnya belum di-back up (very stupid of me), akhirnya 1 Januari gue habiskan di service center. Untungnya sekitar 80% foto bisa di-retrieve & di-back up. Untung juga walaupun kudu ganti motherboard, gue ga disuruh bayar alias gratis, padahal garansi udah lewat 2 hari. Pulang dari service center, gue langsung aktifin Google Photos supaya ga ada kejadian bodoh foto-tidak-dibackup lagi.

Untung juga hape gue ga harus nginep seperti hape beberapa orang, karena tanggal 5 kan gue mau jalan-jalan lagi! Ke mana? Ya, ke Jepang lagi! Ga bosen? Ya ngga lah, kan tiap trip tujuannya nonton konser! (ga nyambung ya?). Kali ini tujuan gue ke Fukuoka dan (lagi-lagi) Osaka. Well, tadinya sih cuma mau ke Fukuoka untuk nonton konser ARASHI dan ke Osaka untuk main ke Universal Studios Japan (USJ). Tapi ternyata kemudian Kanjani8 ngumumin konser juga, dan tanggalnya pas banget gue di Osaka! Lucky~~~ Kali ini gue pergi bersama rekan fangirl renta, Wieny. Kerentaan kami akan terlihat di tour 9 hari ini, so keep on reading 😀

Kamis, 5 Januari 2017

Jam 3 pagi Wieny jemput ke rumah, tapi gue baru kelar mandi, wkwk.. Jam 3.15 berangkat naksi bareng ke bandara. Kami naik ANA untuk pertama kalinya. Lumayan dapet harga promo 5,4 juta rupiah. Kudunya bisa lebih murah kalo perginya ke kota lain. Fukuoka emang rada mahal sih. Flight kami jam 6.25 pagi, transit di Narita 2 jam, lalu lanjut ke Fukuoka. ANA seatnya rada sempit, tapi pelayanan & makanannya luar biasa! Pramugarinya cantik & ramah, makanan & snacknya enak-enak. Di perjalanan gue nonton Your Lie in April, yang maen si dedek Yamazaki Kento & Hirose Suzu. Filmnya bagus! Abis itu lanjut Sanada 10 Braves, tapi ga selesai karena gue ngantuk. Oh iya, ANA pilihan lagunya kurang oke menurut gue. Sebelumnya, gue naik Thai Air ke Swedia, itu pilihan lagunya banyak banget, bahkan sampe NEWS pun ada. Eh ANA yang notabene maskapai Jepang malah ga lengkap. Jadilah gue bobo tanpa dengerin musik. Oh ya, karena flightnya nanggung, kami cuma dapat snack berupa chicken burger untuk makan siang. Tapi menu makan paginya pun udah bikin kenyang banget, kok.

20170105_074212

Tiba di Narita, huweeee cuacanya dingin banget! Dari Jakarta yang bersuhu 30-an, waktu itu Narita suhunya 6 derajat. Gue rada nostalgic inget Seoul di musim dingin T^T. Di Narita, kami cuma ngemil chiki yang Wieny bawa dari Jakarta. Dari Narita, kami lanjut naik ANA lagi ke Fukuoka. Nyampe di Fukuoka sekitar jam 7 malam, kami langsung cari restoran di dalam bandara untuk makan malam. Gue yang coba ngomong bahasa Inggris ke mas-mas restoran, ternyata dia ga ngerti. Hhhh sesungguhnya ku malas ngomong Jepang.. Btw makanannya enak! Kami pesan chicken don setelah sebelumnya nanya menu non-babi adanya apa aja? Eh langsung ditunjukin chicken don.

20170105_190756

20170105_190904
Porsinya gede banget sampe-sampe gue ga habis 😦

Beres makan (dan nunggu Wieny beresin barang-barang hand-carry karena tas ranselnya mendadak putus), kami langsung menuju ke stasiun subway menuju ke stasiun Nakasu Kawabata yang dekat dengan apartemen yang kami sewa lewat airBnB. Jarak dari stasiun bandara ke Nakasu Kawabata cuma 10 menit, tapi keluar dari stasiun rada bingung baca peta yang sudah di-print. Pas lagi kebingungan, ada mbak-mbak Jepang yang nanya, “Kalian mau ke mana? Ada yang bisa dibantu?” pake Bahasa Jepang. Gileee baik banget tuh mbak! Setelah ditunjukin jalan yang benar, kami menyeret koper sekitar 10 menit sampe tiba di apartemennya. Nama apartemennya Sunshine, ditulis pake katakana! Kata Wieny, “Busyet kalo gue sendirian ke sini mah ga nyadar deh kalo ini lokasinya.” XD Kami dapat kamar di lantai 6, dan huwaaa kamarnya lumayan luas & fasilitasnya lengkap! Ada mesin cuci, jadi ga usah bawa baju banyak. Lagian traveling pas winter tuh lumayan ngerepotin karena bajunya berat-berat, padahal koper harus disisakan spacenya buat belanjaan :p Setelah ngutak-atik wifi router (karena ga ada kertas bertuliskan password), kami berhasil connect ke internet & menghubungi keluarga & teman, mengabari kalau sudah tiba dengan selamat. Tadinya mau bikin minuman hangat, eh ga bisa ngoperasiin kompornya. Ya sudah, langsung tidur aja. (bersambung ke part 2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s